Film Indonesia yang pernah saya tonton adalah …

Jujur, sampai umur 27 tahun, saya hanya pernah menonton 2 film Indonesia, yaitu :

  1. Eiffel I’m in Love
  2. Garuda di Dadaku
  3. Comic 8

Read more

1 Bulan 1 Buku

Hari Jumat tanggal 27 Desemebr 2013 diajak istri untuk ngantar beli buku “don’t affraid to be a  mommy” , kalo gak salah sih judulnya gitu. Biasanya istri beli buku di Toga Mas. Nah awalnya cuma dengan niatan mengantar tetapi rupanya Allah berkehendak lain :P . Read more

Selamat Datang Anakku (Bag. 2)

Kurang lebih sekitar 08.29 Anak pertama saya lahir, Alhamdulillah kerabat di Yogyakarta memberitahu Istri dan Anak saya dalam keadaan sehat wal afiat. Setengah jam kemudian istri saya ngirim foto anak saya. Berhubung melahirkan secara normal, recovery-nya gak terlalu lama dan istri saya mengirim foto anak saya.

Harith Arkana Ahmad

Read more

Selamat Datang Anakku (Bag. 1)

“Alhamdulillah, 4 September 2013 Telah lahir putra pertama saya”.

Mungkin inilah salah satu kado terindah yang diberikan Allah menjelang 1 tahun pernikahan saya dengan istri (9 September 2013).  Sebetulnya tanggal perkiraan dari para dokter tempat istri saya biasa kontrol kehamilan sekitar tanggal 10 – 15 September 2013, mungkin anak saya sudah gak sabar pengen ketemu bapaknya :D.  Read more

Coto Makassar Jalan Galunggung, Kota Malang

Jam menunjukkan pukul 6 pagi hari Minggu, seperti biasa kalo malam minggu sama temen2 pasti acaranya kalo gak nonton bola ya main Dota.  Berhubung kalo pagi gini pilihan untuk makan gak begitu banyak, paling cuma  :

  1. Kayungyun (mie / bubur ayam / bubur kacang ijo)
  2. Indomaret dan Alfamaret (bikin mi instant sendiri)
  3. Car free day (banyak makanan, tapi jauh + mahal)

Coto Makasar

Dari 3 Opsi diatas kayaknya gak ada yang recomended semuanya, akhirnya sambil menghirup udara pagi, sendirian muter2 di sekitar jalan galunggung Malang. Kurang lebih 15 menit muter-muter akhirnya nemu warung coto makassar yang buka 24 jam. Tapi eitt jangan langsung pesen, masuk bentar liat daftar harga dulu :D dan ternyata… pas sesuai dengan kantong dompet :P.

Daftar harga

Banyaknya menu yang dipajang lumayan bikin ngiler :D , Karena warungnya Coto Makassar, akhirnya pesen :

  1. 1 Mangkuk Coto Makassar (campur)
  2. 1 Mangkung Coto Makassar (daging)
  3. Ketupat
  4. Teh Tawar

Mohon dimaklumi makanan yang saya pesan diatas, maklum lapar akut.Karena yang dipesen udah banyak saya pilih pake ketupat saja, kalo pesen yang porsi nasi, takutnya overload (kan sesuatu yang berlebihan itu gak baik :) )

coto makassar campur + daging

Nah sesuai foto yang saya pajang , coto berbeda dengan soto, kalo soto kuahnya bening dan berwarna kekuningan, kalo Coto lebih mirip ke rawon dengan kuah yang kental. Nah kuahnya yang kental ini yang bikin lezattos (bumbunya bikin kerasa banget).  Paling enak ditambah sambal + jeruk nipis + dikasih beberapa iris ketupat hufff bener-bener joss.  Dagingnya saya pikir hanya beberapa iris :p , ternyata wahhh lumayan banyak potongan dagingnya. Daging yang dipake daging sapi, jadi gak usah kuatir buat yang gak suka daging kambing :) .

Coto Makassar (isi daging)

Untuk Coto Makassar campur, jerohannya dan dagingnya sepertinya dari ayam.  Kalo ga salah lo ya :D , soalnya saking manteb bumbunya sampe meresap ke jerohan sama dagingnya, tapi secara rasa hampir sama.  Mending daging-lah kalo saya, lebih kerasa :) .

Buat temen-temen yang dimalang,  kalo mau makanan khas Makassar (gak cuma Coto Makassar) bisa datang ke warung ini, alamatnya di jalan Galunggung no. 65 Malang (Depan Bank Niaga perempatan Galunggung), buka 24 Jam Non Stop

Dahsyatnya Kuliner Rajungan Balsem

 Sebetulnya postingan ini sudah lama saya bikin, tapi karena males edit foto jadina baru sempat di publish hari ini, da sampai sekarangpun fotonya juga belum saya edit, paling cuma nambah watermark . Mohon dimaklumi jika kualitas fotonya gak terlalu bagus.

Kejadian ini bermula ketika saya bersama rekan kerja saya (saudara delrizki dan paku zul) selesai berkunjung ke dinas pendidikan Kab. Tuban tanggal 1 Juni 2012. Selepas sholat jumat di masjid Jami’ Tuban sepertinya naluri untuk mengisi energi sudah mulai memanggil.  Awalnya niat cari makan di sekitar masjid Jami’ Tuban tapi yang agak khas sepertinya cuma es siwalan.

Masjid Jami’ Tuban

Berdasarkan voting, Ronde pertama isi perut dengan Es Siwalan, lumayan untuk nge-cas energi + mendinginkan tubuh di Kab. Tuban yang panas ini.  setelah cooling down akhirnya kita voting lagi dan memutuskan untuk pergi ke salah satu kuliner yahuud di Kab. Tuban yaitu RAJUNGAN BALSEM.

Kenapa namanya “Rajungan Balsem” ?

Berdasarkan info baik dari internet, TV dll. Menu Rajungan Balsem ini termasyhur karena pedasnya yang luar biasa. Bahkan beredar info kalo cabai yang mereka gunakan untuk memasak Rajungan sekitar 1 kilo untuk 1 panci :D

warung manunggal jaya

Berdasarkan info yang terpercaya, Rajungan Balsem dapat di beli di warung Manunggal Jaya. Lokasinya di Jalan Manunggal Kab. Tuban. Sampai lokasi sempet gak yakin dengan warungnya, karena :

  1. Warungnya gak terlalu besar
  2. Disini juga jual sate dan gule kambing (gak hanya rajungan)
  3. Lantainya masih beralaskan tanah :D

Karena sudah jauh sampai sini, kesampingkan rasa ill feel-nya :D . Langsung cari tempat duduk di luar supaya dapat angin (di Tuban panas coy). Menu yang dipesan 1 Rajungan biasa + 1 Rajungan pedes + 10 tusuk sate kambing. Meskipun waktu itu ramai karena bertepatan dengan jam makan siang tapi pesanan rajungan sudah datang dalam waktu 10 menit sambil nunggu agak dingin rajunganya, sekitar 10 menit kemudian sate kambing yang dipesan juga sudah datang .

rajungan balsem

Saya beri gambaran umum waktu kita makan disana dengan cuaca Tuban yang panas + wangi asap sate kambing + pedes + panas bakal membuat keringat anda bercucuran :) . saya pikir yang pedas cuma kuah-nya saja, tapi ternyata bumbu pedasnya meresap ke dalam rajungannya. Ukuran rajungan-nya untuk lumayan besar, jadi 1 porsi berisi 3 -4 ekor rajungan. Meskipun rumah saya di gresik, tapi rajungan yang saya makan ini bumbunya luar biasa meresap, jadi cukup dengan sedikit kuah anda sudah bisa merasakan rasa pedas di daging rajungan-nya.

Meskipun pedasnya amit-amit + keringat sudah gobyos gak karuan, tapi karena rasanya enak, bikin makan-nya gak berhenti. Semoga setelah makan rajungan ini, perut saya masih normal dan tidak terkena penyakit apapun hehehe.

Buat yang pengen atau sedang ada di Tuban, silakan untuk mampir ke sini, jangan ill feel sama warungnya ya alias jangan melihat isi buku dari sampulnya.  ohh iya satu porsi rajungan harganya kalo gak salah 35-40 ribu,lumayan terjangkau dan sebanding dengan rasa yang didapat.

 

 

Nasi Puyung (Kuliner Lombok)

Lanjutan dari tulisan sebelumnya “Road to Lombok (Part 1)” . Setelah sampai di Bandara Praya Lombok (Bandara Internasional Lombok). Perut saya sudah mulai gak karuan alias lapar. Setelah ngobrol dengan mas muhlis 087864598882 . Kami cari tempat makan di sekitar bandara yang MURAH DAN ENAK .

Nasi Puyung

Beruntunglah mas muhlis ini sudah berpengalaman selama belasan tahun menjadi guide jadi tahu tempat makan yang murah dan meriah . Akhirnya kami makan Nasi Puyung di deket bandara, tarif 1 paket (termasuk ayam dan minum) Rp. 23.000 , kenapa saya bilang murah ?? karena lokasinya sekitar 100 meter dari bandara.

 Kalo dilihat sekilas, Nasi Puyung tidak terlalu istimewa. Nasi Puyung tersebut ditaruh di atas daun pisang (yang saya makan pake kertas minyak . Namun, kenikmatan sebenarnya dari Nasi Puyung adalah terletak pada lauk pauknya yang ada sambal, suwiran daging ayam atau cincang, kedelai goreng dan kelapa parut. Nah Sambalnya ini yang luar biasa puedasss !!. Saya sendiri habis 2 teh botol untuk ngilangin pedasnya :D .

 

Perjalanan ke Lombok (Part 1)

Alhamdulillah masih diberi Allah rezeki dan kesehatan yang berlebih, hari 14 Februari 2013 saya dan teman-teman punya kesempatan pergi ke lombok. Berawal dari tiket promo citilink yang menawarkan tiket ke lombok seharga 200.000 (lebih murah 50% dibanding tiket aslinya yang mencapai Rp. 400.000).

Perjalanan mulai dari Malang ke surabaya (karena berangkatnya via juanda) kurang lebih rutenya sebagai berikut.

  1. Dari Terminal Arjosari Malang – Terminal Bungurasih Surabaya
  2. Terminal Bungurasih – Bandara Juanda Surabaya
  3. Bandara Juanda via Maskapai Citilinik ke Bandara Praya Lombok

Dari Terminal Arjosari Malang, naik bus patas jurusan Malang – Surabaya dengan tarif Rp. 20.000, kalo pengen hemat bisa naik bus kelas ekonomi. Pertimbangan saya naik bus patas karena saya menghindari asap rokok :) .

Terminal Bungurasih Surabaya 

Setelah sampai di Terminal Bungurasih anda bisa ke Bandara Juanda naik taksi / bus kota atau angguna. Buat anda yang punya budget lebih, lebih baik naik taksi, tapi saya lebih memilih naik angguna ( Angkutan Serba Guna) karena lebih murah daripada naik taksi. Sebetulnya kami bisa saja naik bus kota tetapi yang bikin gak nahan ya nunggunya itu, kalo gak salah pemberangkatan ke Bandara Juanda tiap 30 menit / 60 menit. Jika anda memilih angguna, pastikan anda nego dengan supirnya terlebih dahulu, dari pengalaman teman-teman rata-rata tarifnya Rp. 10.000 / orang (sudah termasuk karcis masuk Bandara).

Angguna ( Angkutan Serba Guna) 

Sampai di Bandara Juanda, langsung check in kemudian masuk ruang tunggu dan sekitar pukul 14.30 persiapan pemberangkatan. Setelah naik pesawat ternyata pesawat yang digunakan bukan Boeing tetapi Airbus, wahh this is first time I flight with Airbus. Lama perjalanan dari Bandara Juanda ke Bandar Praya Lombok sekitar 60 Menit. Setelah sampai di Bandara Praya Lombok gak lupa foto-foto di depan Bandara (sayang bandaranya masih belum 100% selesai pembangunannya).

Bandara Internasional Lombok 

Nah setelah selesai mengabadikan foto, kami langsung menuju penginapan diantar oleh mas muhlis 087864598882 (Guide /pemandu + sopir) yang sudah kami booked sebelumnya. Karena kami bukan orang yang berduit lebih, kami lebih memilih penginapan daripada hotel. Penginapan yang kami pilih “Ressa Home Stay” , tarif murah tapi lokasinya lumayan masuk gang sempit hehehe. Untuk menuju penginapan gak usah kuatir, di Bandara Lombok banyak travel dan taksi yang sudah siap mengantarkan anda.

Jagung Setan

Setelah sampai penginapan sudah lumayan malam (pukul 20.00 WITA), kami coba cari tempat ngumpul yang gak jauh dari lokasi penginapan, akhirnya pilihan jatuh pada “Warung Jagung Setan”, saya pikir nama makanan yang berbau setan cuma ada di Jawa, ternyata di Lombok makanan “berornamen Setan” masih populer, harganya cukup murah, 1 tongkol Jagung Rp. 3.000, Enak kan sambil nongkrong di pinggir pantai, ditemani Jagung Setan + Kopi, bener bener kombinasi yang zupper.

Lox Nasgor Kulit

781141824

Kembali lagi berkuliner bersama saya :D . Dimalam hari yang cerah bersama istri saya punya rencana rutin untuk cari makan di daerah sekitar  kampus. Kalau di sekitar kampus UB sepertinya banyak tempat tapi macetnya itu yang bikin gak tahan. jarak antara jalan Galunggung (tempat tinggal saya dan istri) ke daerah Sumbersari / Kerto bisa sampe 45 menit.

Akhirnya cari alternatif cari makan di daerah kampus 2 UMM ( Universitas Muhammadiyah Malang). Setelah cari cari akhirnya nemu tempat makan yang sepertinya menarik yaitu…..LOX Nasi Goreng Kulit.Lokasi Warung LOX Nasgor kulit ini sekitar 50 meter depan kampus UMM , tepat disebelahnya indomaret :p .

Ketika melihat namanya yang ada dipikiran saya pasti menunya spesial nasi goreng. Mikir mikir bentar akhirnya berangkat kesana, setelah sampe disana ternyata yang makan banyak rombongan sekeluarga (sepertinya tadi siang habis ada wisuda mahasiswa UMM). Ternyata dugaan saya meleset, selain menu nasgor ternyata ada menu-menu spesial yang ditulis di papan tulis (mirip konsepnya pancake company Jogja).

DSC_0013

5 Menit pilih pilih menu akhirnya saya pesan nasi goreng ayam bakar + lalapan kulit, istri saya request bebek bakar jimbaran. Nah yang patut diacungi jempol ternyata gak perlu nunggu lama, cuma sekitar 10 menit makakan yang dipesan sudah hadir di meja makan.

nasgor ayam bakar copy3

Ternyata nasgor ayam bakarnya lumayan pedes (padahal sambel + lomboknya belum saya campur :D ). Nasgor disini sepertinya sih beda dengan nasgor pada umumnya, karena gak pake saos, jadi warnanya kuning kecoklatan, sepertinya campuran kecap sama cabe (hahahha kalo gak salah sih :D ) apalagi nasgornya dicampur lalapan kulit yang crispy…hmm maknyosss..

nasgor ayam bakar copy4

Cita rasa bebek jimbarannya juga TOP BGT, bumbunya kerasa gurih dan spicy. Masakan bebek yang umum kan bebek goreng, untuk bebek bakar sepertinya di Malang belum begitu banyak dan disini cukup recomended. Ukuran ayam bakar dan bebeknya juga gede jadi gak usah kuatir kecewa kalo makan disini. Rasanya enak + wareg + murah.

Buat yang mau ke LOX Nasgor kulit atau sekedar tanya menu-menunya bisa via twitter @lox_nasgorkulit

Makro again at Bedengan, Malang

Yap, karena kebetulan gak hujan Minggu lalu langsung aja ambil kamera, pake celana, siapin air, cari kunci motor terus ke bumi perkemahan Bedengan Malang.

Ternyata lumayan capek (maklum gak pernah olah raga). Terakhir olah raga waktu naik gunung Semeru (itupun hanya sampai Ranu kumbolo). Mumpung cahaya mataharinya gak terlalu panas dan gak terlalu redup di bukit Bedengan. Mulai deh nyalain kamera mode Makro :D .

Untuk Tithonia diversifolia mungkin sudah banyak yang lihat dan tahu. Sesuai info dari teman saya di fakultas pertanian Universitas Brawijaya Malang tanaman ini bisa digunakan sebagai pupuk. dan dikategorian sebagai gulma .

DSC_8661

Tithonia diversifolia

Read more